Mau Belajar Buat Konten? Coba Di Acer #moreup Workhsop

Misalnya, Anda belum memiliki dana untuk membeli perlengkapan tersebut, cobalah menggunakan alat yang ada. Misalnya menggunakan handphone untuk merekam, dan menggunakan beberapa fitur editing lainnya. Mulailah bagikan di sosial mediamu, seperti Youtube, Twitter, Instagram, Story Whatsapp, Facebook. Apalagi jika konten yang kamu buat berkualitas dan banyak orang merespon positif tentang kontenmu. Hal ini bisa kamu jadikan motivasi untuk membuat karya lagi dan lagi. Workshop terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia yang tertarik menjadi konten kreator.

Untuk membuat konten, ceritakanlah topik yang sudah kita tetapkan dengan gaya kita masing-masing untuk menghasilkan konten orisinil. Fitur kamera yang ada dalam smartphone sudah sangat cukup untuk merekam visual Anda dalam bentuk video. Hal ini dikarenakan pengguna smartphone di Indonesia menghabiskan waktu lebih dari 1,2 jam per hari untuk mencari hiburan dengan melihat konten melalui smartphone. Jangan pernah minder jika penonton acara live show kamu masih terbilang sedikit. Untuk sukses mendapatkan ratusan ribu hingga jutaan penonton memang memerlukan waktu yang enggak sebentar.

Cara untuk menjadi konten kreator

Sаmраі раdа аkhіrnуа, mеrеkа dіаnggар ѕеbаgаі salah ѕаtu professional dаlаm bidang tеrѕеbut. Tentunya seseorang yang bеkеrjа ѕесаrа рrоfеѕѕіоnаl tіdаklаh bekerja ѕесаrа gratis. Bаgі уаng ѕеnаng bеrkunjung kе tеmраt dan daerah wisata, pastinya akan menjadi ѕеоrаng trаvеl blоggеr atautrаvеl vlоggеr.

Keempat, agar konten yang dibuat menjadi populer, Anda harus tetap konsisten membuat konten. Semakin banyak konten video pendek yang dibuat, maka penonton juga akan semakin tertarik untuk menonton dan menantikan konten-konten terbaru buatan Anda. Selain itu, konten yang dibuat dengan kualitas yang bagus juga turut menambah ketertarikan penonton. Upaya pengembangan potensi bagi kreator ini diwujudkan dalam bentuk TikTok Class, sebuah pelatihan bagi siapapun yang ingin membuat konten kreatif dan edukatif di TikTok. Atau bisa menggunakan aplikasi editing tools lainnya sebelum konten di-upload.

Data statistik mengungkapkan, rata-rata setiap orang membutuhkan waktu sekitar 3 jam 14 menit dan di antaranya mereka aktif dalam menggunakan sosial media. Dosen Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Dendy Muris sebagai salah satu nara sumber pun memberikan wawasan kepada peserta dengan berbagi cara untuk membuat konten yang menarik bagi generasi milenial. YouTube juga bisa mendatangkan pundi-pundi uang bagi kreator yang berhasil menarik perhatian publik, dengan masuknya pengiklan.